Blog
Koperasi Digital Masa Kini Bagi Kaum Milenial

Koperasi Digital Masa Kini Bagi Kaum Milenial

Saat ini memang bisa dikatakan sebagai zaman yang serba digital dan semuanya sudah menggunakan digital. Nah, begitu pula dengan koperasi, yang mana memang harus segera bertransformasi sehingga menjadi koperasi digital dan dapat bertahan serta mengimbangi segala perubahan masa kini. 

Tak hanya itu saja, dalam melakukan transformasi tentu koperasi tidak hanya melakukan hanya dengan mengaplikasikan berbagai teknologi baru atau software saja, melainkan melalui perubahan digital ini pihak dari koperasi harus melakukan perubahan dalam berbagai hal baik itu manajemen, model bisnis hingga meningkatkan layanan dengan lebih baik lagi kepada seluruh pengguna atau anggotanya.

Selain itu, proses ataupun model bisnis dengan koperasi digital ini tentu diharapkan pula dapat menjunjung tinggi ke nilai-nilai koperasi yaitu dengan “gotong royong dan juga kebersamaan”. Oleh karena itu, koperasi yang ada di masa kini dan juga masa depan tidak hanya terpaku kepada koperasi simpan pinjam ataupun koperasi multiguna, akan tetapi diharapkan pula bisa muncul koperasi dengan berbagai macam bentuk hingga jenis yang jauh lebih baik dan inovatif terutama dalam melayani anggotanya.

Strategi Koperasi Digital dan Modern Masa Kini

Kementerian koperasi dan UKM saat ini sedang mengoptimalkan berbagai strategi transformasi koperasi modern, yang mana dengan upaya agar dapat meningkatkan kembali kesejahteraan masyarakat atau anggotanya melalui peran koperasi.

Untuk itu, koperasi ini harus bisa menjadi bagian yang ada dalam sirkuit ekonomi, yang mana dengan model inclusive closed loop yang diselenggarakan melalui kemitraan dan nantinya akan melibatkan beberapa pihak seperti UMKM, perbankan, koperasi hingga offtaker yang akan terhubung dengan rantai pasok bisnis. 

Jadi, dengan adanya transformasi koperasi digital seperti ini tepatnya di tahun 2021, diharapkan pula mampu meningkatkan kembali kontribusi terhadap PDB per tahunnya hingga nantinya bisa mencapai 5,10 sampai 5,50% pada tahun 2024. Selain itu, Kementerian Koperasi UKM ini juga mendorong transformasi koperasi digital menjadi semakin modern sehingga menjadi jauh lebih baik lagi.

Namun, terlepas dari itu semua tentu akan ada beberapa strategi koperasi yang akan dikembangkan untuk kedepannya, antara lain seperti:

1. Strategi Dengan Model Koperasi Multipihak

Untuk strategi yang pertama ini yaitu dengan mengenalkan pula model koperasi multipihak, yang mana strategi yang pertama ini bisa menjadi pilihan bagi masyarakat atau anggotanya yang nantinya ingin berhimpun dalam wadah koperasi dan dapat mengagregasi berbagai kepentingannya yang berdasarkan manfaat yang adil serta wajar bagi setiap kelompok.

2. Pengembangan di Sektor Rill

Kemudian untuk strategi yang kedua yaitu pengembangan koperasi yang nantinya berfokus langsung kepada koperasi yang ada di sektor riil, yang mana hal ini akan memiliki koefisien ataupun daya ungkit yang tinggi terutama pada sektor komoditas seperti perikanan, perkebunan, pertanian hingga pariwisata.

3. Mengembangkan Bisnis Dengan Skema Kemitraan

Pada poin ketiga ini yaitu nantinya koperasi modern atau digital akan dapat mengembangkan pula bisnis dengan skema kemitraan, yang mana akan saling menguntungkan dari hulu-hilir dan keberlangsungan produksi juga akan tetap terjaga dengan baik serta usaha koperasi bersama berbagai sektor atau anggotanya seperti nelayan, petani, peternak dan sebagainya bisa sejahtera dengan adanya sistem inclusive close loop atau disebut juga dengan rantai pasok yang terintegrasi.

4. Memperluas Akses Pembiayaan

Berikutnya strategi yang akan dilakukan dalam koperasi digital yaitu memperluas lagi akses pembiayaan, yang mana meliputi seperti sindikasi pembiayaan antar koperasi dan hal ini juga berhubungan dengan potensi yang sangat besar sehingga dapat dikembangkan dengan lebih baik lagi.

5. Strategi Amalgamasi 

Maksud dari poin kelima ini yaitu strategi yang dilakukan melalui amalgamasi atau disebut juga dengan penggabungan baik secara vertikal dengan sesama koperasi ataupun horizontal yang mana melalui penggabungan unit usaha koperasi dengan tujuan dapat memperkuat kembali posisi lembaga serta usaha koperasi.

6. Digitalisasi Pelayanan dan Usaha Koperasi

Strategi yang terakhir yang akan diterapkan dalam koperasi digital yaitu strategi digitalisasi dalam pelayanan dan juga usaha koperasi, yang mana hal ini memang sudah menjadi suatu keharusan dan wajib untuk dilakukan terutama menghadapi era digital.

Jadi, dengan adanya beberapa strategi yang akan diterapkan maka diharapkan pula bahwa peran koperasi akan bisa menjadi semakin besar terutama dalam memberikan kontribusi PDB serta bisa meningkatkan lagi kesejahteraan masyarakat dan anggotanya.

Apa Saja Keuntungan Jika Menjadi Anggota Koperasi Digital Modern Masa Kini?

Tentu akan akan ada banyak orang yang bertanya-tanya tentang koperasi digital dan apa saja keuntungannya jika sudah bergabung disini? Nah, untuk menjawab pertanyaan seperti ini maka Anda bisa melihatnya disini dengan jelas.

Jadi, ketika zaman yang kita tempati saat ini menuju ke era yang serba digital tentu tak dipungkiri lagi bahwa semua organisasi bisnis akan beralih atau bertransformasi ke arah digital pula, begitu pula koperasi menjadi koperasi digital. Namun, perlu dipahami bahwa koperasi digital ini berbeda pula dengan koperasi konvensional pada umumnya, yang mana hanya bergerak pada bidang perekonomian saja.

Untuk itu, dengan adanya koperasi digital, tentu kaum milenial harus tahu bahwa koperasi modern yang satu ini tidak hanya bisa bergerak di bidang ekonomi saja, melainkan dalam bidang teknologi. Untuk itu, nantinya koperasi digital tersebut juga akan berfokus ke beberapa kegiatan lainnya yaitu network, application dan device.

Sumber: https://invelli.com/media/koperasi-digital-masa-kini-bagi-kaum-milenial/