Blog
3 Alasan Pentingnya Cyber Security dalam Melindungi Masa Depan

3 Alasan Pentingnya Cyber Security dalam Melindungi Masa Depan

Tidak dapat disangkal bahwa dunia kita saat ini berkembang menuju masa depan yang semakin digital. Tanpa keamanan siber (cyber security), serangan siber akan melemahkan pemerintah, melumpuhkan sektor bisnis, menghancurkan gaya hidup, bahkan menyebabkan kematian.

Definisi dari cyber security adalah praktik pertahanan terhadap serangan jahat pada komputer, server, perangkat seluler, sistem elektronik, jaringan, dan data. Cyber security juga dikenal sebagai keamanan teknologi informasi dan keamanan informasi elektronik. Sebagai pengguna digital, kita harus mempertimbangkan pentingnya cyber security untuk melindungi data dan informasi penting dari serangan kejahatan digital atau cyber attack.

Berikut ini alasan pentingnya cyber security dalam melindungi masa depan Anda.

Melindungi Identitas dan Privasi Anda

Dengan terjadinya pandemi Covid-19 pengaplikasian semua hal menjadi serba digital berkembang lebih cepat. Dari e-commerce, pembayaran digital dan kerja jarak jauh dengan cepat menjadi hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk memfasilitasi pekerjaan jarak jauh oleh karyawan, bisnis dengan cepat mengadopsi teknologi cloud. Tidak peduli perusahaan Anda mengadopsi lingkungan hybrid atau cloud, namun data dan informasi pribadi Anda sekarang disimpan di cloud.

Startup berbasis di Singapura yang menyediakan layanan pemesanan hotel dan manajemen untuk lebih dari 1.000 properti di Asia Tenggara mengaku mengalami pelanggaran data pada September 2020. Dalam siaran persnya, perusahaan menyatakan bahwa, sepengetahuannya, baik kata sandi maupun data keuangan tidak ada yang bocor.

Baca juga: Masalah Kebocoran Data Tak Kunjung Sembuh di Indonesia, Mengapa?

Dua bulan setelah kejadian tersebut, para pelaku kejahatan menjual uang hasil pelanggaran tersebut. Setiap catatan mencakup alamat email anggota, bcrypt-hash password, nama lengkap, tautan foto profil, jenis kelamin, nomor telepon, tanggal lahir, dan pekerjaan.

Hilangnya data sensitif yang berisi informasi pribadi dan personal tidak bisa diremehkan. Ini karena penjahat dapat menggunakan data pribadi untuk mengajukan pinjaman tanpa jaminan dan mendaftar untuk suatu layanan. Selain itu, pelanggaran data ini bisa memicu lebih banyak masalah bagi Anda.

Melindungi Perusahaan Tempat Anda Bekerja dan Berbisnis

Ketika sebuah perusahaan menjadi korban serangan siber, tidak diragukan lagi ia akan mengalami kerugian finansial, hilangnya kepercayaan, dan kerusakan reputasi. Selain itu, efektivitas operasional mereka seringkali berkurang secara signifikan.

Untuk menawarkan layanan baru di cloud, bisnis harus terus berinovasi, sehingga batas antara inovasi dan keamanan data menjadi semakin tipis. Anda harus menyadari bahwa sumber daya cloud bersifat dinamis, berbeda dengan pengaturan tradisional di mana perusahaan memperluas layanan dengan menggunakan server fisik baru. Sebagian besar bisnis kekurangan tenaga kerja dan keahlian yang diperlukan untuk mengikuti sifat dinamis cloud.

Oleh karena itu, perusahaan harus dapat berinovasi tanpa terus mengkhawatirkan keamanan infrastruktur cloud mereka. Karena takut akan serangan siber, tuntutan tersebut dilakukan hingga layanan baru tidak tersedia

Melindungi dari Serangan Ransomware yang Bisa Merusak Kehidupan

Serangan ransomware terhadap penyedia layanan penting telah menjadi hal biasa. Jika penyedia layanan penting lumpuh, dunia seperti yang kita tahu bisa berhenti berputar. Oleh karena itu, para penjahat siber yakin bahwa tebusan akan dibayar oleh para korban, karena mereka sangat menyadari fakta ini.

Selama serangan ransomware, pelaku ancaman biasanya akan mengenkripsi dan mengunci data penting perusahaan, mengakhiri operasi bisnis. sehingga operasional perusahaan menjadi terhenti. Organisasi juga harus membayar “tebusan” kepada penjahat siber untuk mendekripsi dan membuka kunci data mereka, agar memungkinkan mereka untuk melanjutkan operasional perusahaannya.

Baca juga: 5 Jenis Malware yang Bisa Menyerang Keamanan Data Anda!

Serangan ransomware di University Hospital Düsseldorf pada 10 September 2020 membuat rumah sakit tidak dapat menerima pasien baru, sehingga semua kasus pasien harus dipindahkan ke rumah sakit lainnya. Oleh karena itu, seorang wanita dalam kondisi sangat kritis tidak dapat dirawat dan dipindahkan ke rumah sakit yang jaraknya sekitar 30 kilometer. Pada akhirnya nyawa wanita itu tidak terselamatkan.

Serangan ransomware tidak terjadi dalam semalam. Seringkali, pelaku kejahatan telah menyusup ke jaringan Anda sejak jauh hari tetapi belum aktif. Meskipun tersembunyi, mereka mempelajari operasi dan proses bisnis Anda untuk menentukan sistem dan data mana yang penting dan di mana lokasinya.

Itulah mengapa SecureTasks sangat percaya bahwa tidak cukup hanya menjawab pertanyaan apakah jaringan Anda dapat diretas. Kami juga harus bisa menjawab apakah jaringan Anda telah disusupi. Exicitium menawarkan teknologi tanpa ancaman malware yang terintegrasi secara mulus dengan produk EDR dan MDR dari SecureTasks Indonesia untuk menyediakan virtualisasi tanpa pelanggaran pada endpoint sambil melakukan pemantauan ancaman berkelanjutan secara real time dan proaktif.

Xcitium sebagai platform berfungsi untuk melakukan pencegahan eksploitasi di seluruh perusahaan, respons insiden perburuan ancaman tingkat lanjut, dan sinkronisasi intel ancaman. Zero threat virtualization dapat menghancurkan ransomware yang dapat mencegah serangan, menghindari kehilangan data dan kerusakan bisnis serta menjaga kesehatan sistem.

Kunjungi website SecureTasks.co.id untuk mendapatkan percobaan gratis selama 1 bulan, sekarang juga!